Langsung ke konten utama

Full gallery komparasi fisik trail Viar CrossX200 SE versus Kawasaki KLX 150

Tulisan dari bro iwb...
dishare kembali melalui blog:
viar-jabodetabekser.blogspot.com
Bro dan sis sekalian…..atas permintaan para pengunjung warung IWB untuk menyandingkan bentuk fisik antara Viar CrossX200 vs Kawasaki KLX150…IWB coba ngubek-ngubek beberapa kenalan. Dilalalah susah jabang bayi nyari sitrail milik geng ijo ini. Cukup jarang yang punya. Untunglah nyonya ingat ada teman yang kerja dikebun kawasan gunung Putri Bogor. Melipir kelokasi IWB dikenalkan dengan pak Dudung. Gayung bersambut…KLX150 warna ijo sukses bersanding dengan CrossX200SE. Dan inilah hasilnya komparasi fisiknya….
Untuk memberikan gambaran dimensi…IWB coba jepret sisi persisi. baik dari depan maupung belakang. Jelas…secara kasat mata…perbedaan dimensi keduanya cukup jauh. Nongkrong diatas KLX150 serasa seperti mainan saking mungilnya. Sedang CrossX200SE….motor ini memang didesain lebih besar dan jangkung. Monggo intip dari gambar terlampir. Tidak diragukan seperti melihat motor beda kelas dari 150 ke250cc. Permukaan tanah yang nggak rata coba IWB akalin dengan menukar posisi keduanya. Dan hasilnya tetap….CrossX200 lebih besar dan jangkung…..
www.viarmotor.com

Last….KLX150 menang sasis yang menganut model twin tube kotak. Sedang CrossX200SE double cradle kotak…..namun diperkokoh beberapa part pendukung seperti USD serta swing arm yang begitu gambot. Untuk roda….kita juga melihat ukuran lingkar pelk depan KLX150 digunakan untuk ban belakang Cross X200 (18 inch) dan depan 21 inch. Pantes aja jangkung bener. Sementara sisi teknologi engine keduanya relatif sama yaitu single silinder SOHC 2 klep air cooled. Nah…gimana saat diadu dilapangan??. Eitttt…sabar kangbro :mrgreen: . Nantikan artikel selanjutnya. Yang penting sekarang intip dulu komparasi desain fisiknya. Piye…..wis dapat gambarankan seberapa besar perbedaan dimensi keduanya??…..(iwb)

Komentar

  1. Coba pembanfingnya KLX 150L, bkn yg 150S spt fifoto tsb, ini sm saja BLACK MARKETING, Croos x standar jg pendek dgn velk 19/16.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Viar Motor Indonesia Luncurkan Viar Caraka Untuk Kaum Millenial

Jakarta, 26 January 2021 -  Produsen otomotif roda dua dan kendaraan niaga, PT. Triangle Motorindo hari ini kembali perkenalkan sepeda listrik model terbarunya, Viar Caraka, hadir untuk melengkapi varian unit sepeda listrik yang telah lebih dahulu diluncurkan. Konsep desainnya merupakan perpaduan sepeda listrik urban modern dengan teknologi terkini terlihat sporty dalam balutan pilihan warna Green Tosca , Snow White , Silver Mica  dan Sky Blue  hadir sebagai pelengkap gaya hidup dan mobilitas kaum milenial. “Kami persembahkan produk Viar Caraka bagi kawula muda untuk menemani beraktivitas . D esainnya modern, stylish, dan trendy dilengkapi beragam fitur modern dan multi fungsi sehingga   sesuai dengan karakter dan ciri khas gaya hidup generasi milenial yang dinamis,” ungkap Frengky Osmond, Marketing Communication Viar Motor Indonesia. Pola rancang bangun Viar Caraka mengutamakan faktor kenyamanan pengendara sehingga sadel didesain lebih lebar dan tebal.   “ Posi...

Awal Oktober, Efolding bike Viar Panama sudah tersedia di dealer Viar Jabodetabekser

  Viar Motor Indonesia jagonya bikin sepeda motor sejak tahun 2000 sampai saat ini. Setelah mengebrak pasar dengan menghadirkan 2 type sepeda listrik, awal Oktober ini diluar dugaan membuat kaget pengemar sepeda, Viar mengeluarkan type sepeda lipat listrik yang sangat cantik dan modern.  Efolding bike Panama besutan Viar sudah tersedia di dealer - dealer Viar Jabodetabekser.

SOLO RIDE JAKARTA TO HIMALAYA, Berkah Viar Selepas Perjalanan HImalaya

JAKARTA, VIARnesia - Seorang biker  Indonesia bernama Gunadi (41) telah memulai perjalanannya ke Himalaya. Untuk mencapai pegunungan tertinggi di dunia tersebut, Gunadi menggunakan Viar Vortex 250. Viar merupakan brand sepeda motor rakitan Indonesia. Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menilai merupakan suatu kebanggaan bagi Indonesia jika misi motor buatan Viar bisa sampai ke Himalaya. "Kita bangga sebagai bangsa Indonesia bisa memproduksi motor sendiri. Ini karya anak bangsa," kata Budi saat acara pelepasan Gunadi di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Minggu (26/8/2018). Gunadi akan menempuh perjalanan sepanjang 15.0000 kilometer melintasi enam negara. Total waktu tempuh diperkirakan mencapai 70 hari. Gunadi dijadwalkan akan tiba dan mengibarkan bendera Merah Putih di Himalaya pada peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2018. "Jika nantinya sampai, artinya produksinya bagus dan menunjukan pada dunia i...