Langsung ke konten utama

Viar Menapak Tanah Titik Nol Timur

Viar Jelajah Indonesia
Merauke, titik nol timur hingga patung LB Moerdani
m.detik.com
Merauke - Masyarakat mungkin lebih akrab dengan titik nol di ujung barat Indonesia ketimbang di timur Indonesia. Urusan prestasi bikers titik nol di barat juga masih jadi titik henti fenomenal dan bisa menjadi oleh-oleh prestasi yang bisa dibanggakan di kalangan pejalan bermotor. Nah bagaimana si kembar, titik nol di timur Indonesia?
Titik Nol di Merauke baru saja jadi lokasi final pencapaian hebat tim VIAR Jelajah Indonesia yang sudah bergerak dari Sabang hingga akhirnya menjejakkan roda di bumi Papua. 
Titik Nol Kilometer versi Merauke ada di Sota yang juga menjadi pembatas wilayah Republik Indonesia dengan negara tetangga, Papua Nugini. 
Meski secara visual tampak tidak semegah saudara nya di barat namun titik ini tetaplah menjadi kebanggaan bangsa, sang Garuda berdiri tegap di bagian atas tugu.
Sebagai tanda sah tim VJI diberikan kenang-kenangan sebuah piagam yang menyatakan kehadiran para rider di titik Nol Merauke. Piagam tersebut diberikan langsung oleh Kapolsek Sota bapak Ma'aruf.
Tak hanya titik Nol Merauke, tim VJI juga menyempatkan diri mengunjungi sebuah patung yang mewakili sosok LB Moerdani. 
Patung ini menjadi penghargaan atas usaha TNI dalam merebut Irian Barat untuk kembali ke pangkuan negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kini disebut Papua.
Patungnya unik dengan penggambaran prajurit membawa senapan di tangan kanan dengan masih terikatnya parasut terjun payung yang menggelayut di bagian kiri.
Pencapaian maksimal tercapai sudah berikut disinggahinya beberapa situs sejarah mulai dari patung LB Moerdani hingga melihat lebih dekat sebuah kantor pos bersejarah dengan bangunan yang masih asli. 
Sebuah kantor pos yang lokasinya berada tak jauh dari pelabuhan Mako, Merauke. Lengkap sudah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Viar Motor Indonesia Luncurkan Viar Caraka Untuk Kaum Millenial

Jakarta, 26 January 2021 -  Produsen otomotif roda dua dan kendaraan niaga, PT. Triangle Motorindo hari ini kembali perkenalkan sepeda listrik model terbarunya, Viar Caraka, hadir untuk melengkapi varian unit sepeda listrik yang telah lebih dahulu diluncurkan. Konsep desainnya merupakan perpaduan sepeda listrik urban modern dengan teknologi terkini terlihat sporty dalam balutan pilihan warna Green Tosca , Snow White , Silver Mica  dan Sky Blue  hadir sebagai pelengkap gaya hidup dan mobilitas kaum milenial. “Kami persembahkan produk Viar Caraka bagi kawula muda untuk menemani beraktivitas . D esainnya modern, stylish, dan trendy dilengkapi beragam fitur modern dan multi fungsi sehingga   sesuai dengan karakter dan ciri khas gaya hidup generasi milenial yang dinamis,” ungkap Frengky Osmond, Marketing Communication Viar Motor Indonesia. Pola rancang bangun Viar Caraka mengutamakan faktor kenyamanan pengendara sehingga sadel didesain lebih lebar dan tebal.   “ Posi...

Awal Oktober, Efolding bike Viar Panama sudah tersedia di dealer Viar Jabodetabekser

  Viar Motor Indonesia jagonya bikin sepeda motor sejak tahun 2000 sampai saat ini. Setelah mengebrak pasar dengan menghadirkan 2 type sepeda listrik, awal Oktober ini diluar dugaan membuat kaget pengemar sepeda, Viar mengeluarkan type sepeda lipat listrik yang sangat cantik dan modern.  Efolding bike Panama besutan Viar sudah tersedia di dealer - dealer Viar Jabodetabekser.

SOLO RIDE JAKARTA TO HIMALAYA, Berkah Viar Selepas Perjalanan HImalaya

JAKARTA, VIARnesia - Seorang biker  Indonesia bernama Gunadi (41) telah memulai perjalanannya ke Himalaya. Untuk mencapai pegunungan tertinggi di dunia tersebut, Gunadi menggunakan Viar Vortex 250. Viar merupakan brand sepeda motor rakitan Indonesia. Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menilai merupakan suatu kebanggaan bagi Indonesia jika misi motor buatan Viar bisa sampai ke Himalaya. "Kita bangga sebagai bangsa Indonesia bisa memproduksi motor sendiri. Ini karya anak bangsa," kata Budi saat acara pelepasan Gunadi di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Minggu (26/8/2018). Gunadi akan menempuh perjalanan sepanjang 15.0000 kilometer melintasi enam negara. Total waktu tempuh diperkirakan mencapai 70 hari. Gunadi dijadwalkan akan tiba dan mengibarkan bendera Merah Putih di Himalaya pada peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2018. "Jika nantinya sampai, artinya produksinya bagus dan menunjukan pada dunia i...